Ujian Nasional dan Penggantinya ? 

Kita Semua Tahu bahwa Ujian Nasional Telah dihapus bersamaan adanya pandemi Covid ? Apakah ini bermanfaat atau merugikan Pendidikan Indonesia ?Menurut Pengalaman saya sebagai Pendidik sejak 1994 memang ujian Nasional ini sebetulnya punya cita cita yang mulia untuk meningkatkan Mutu Pendidikan Nasional Indonesia.Tetapi masalahnya dilapangan Ujian Nasional menjadi Bisnis Pendidikan.Siswa sekedar dilatih untuk mendapat Nilai ujian yang tinggi dan mengesampingkan Pendidikan Karakter.Dan biaya untuk mengadakan ujian nasional sangat mahal.

Sekarang Timbul Pertanyaan : Apakah dengan menghapus Ujian Nasional Pendidikan akan bertambah baik ? Tidak dapat dipungkiri jika pendidikan tidak ada alat ukurnya maka Pendidikan pasti akan terjun bebas merosot tanpa kualitas.

Bagaimanakah Solusinya ? Ini adalah Pekerjaan yang tidak ringan bagi Pemegang kekuasaan Dunia Pendidkan di Indonesia.Semua ahli Pendidikan sedang berpikir entah sampai kapan selesai berpikir dan punya solusinya.
Saran Pertama Saya : Pendidikan harus punya standart yang jelas untuk setiap Individu agar setiap Individu ada usaha meningkatkan diri melebihi standart yang diberikan.Jika setiap siswa Indonesia berlomba lomba untuk meningkatkan diri melebihi standart yang diberikan otomatis itu yang disebut kualitas.

Saran Kedua  : Harus ada Standart Sekolah dan Standart Pemerintah yang jelas untuk setiap individu siswa sehingga Pendidikan Indonesia punya Standart yang luar biasa dan tidak kalah dengan negara negara yang maju.dengan kata lain harus ada ujian Sekolah dan ujian Negara.jika ujian hanya dari Sekolah saja maka tidak ada keseragaman Mutu Pendidkan di Indonesia sehingga siswa yang sekolahnya bermutu maka akan bermutu dan sebaliknya.

Saran ketiga  : Nilai ujian sekolah tidak perlu dipaksakan untuk selalu tuntas.karena hanya akan menciptakan penipuan data dan menyebabkan siswa tidak mau belajar.karena tidak belajar juga sekolah sudah memberi nilai tuntas.

Saran keempat  : Soal Pilihan Ganda harus dihapuskan di dunia pendidikan Sekolah.karena menciptakan generasi yang berpikir gampang sekedar pilih.Ujian Standart sekolah semuanya harus tertulis sehingga siswa bisa mengungkapan semua potensinya dalam menjawab Pertanyaan dengan argumentasi yang jelas dan bertanggung jawab.

Saran kelima  : Pendidikan Matematika harus lebih fokus ke dasar berhitung karena Dasar berhitung membuat siswa terbiasa berpikir Kritis.banyak ditemukan kasus siwa SMU belum tuntas operasi hitungnya dengan baik sehingga menghambat berpikir yang lebih kritis.

Saran Keenam  : Pendidikan Bahasa Inggris harus diutamakan untuk berkomunikasi dalam situasi yang penting di sekolah,bandara,restoran, rumah sakit dan lain lain situasi nyata.bukan sekedar teks yang sulit dan tidak dipakai dalam komunikasi sehari hari.

Saran Ketujuh : Pendidikan Komputer dan Aplikasinya harus diajarkan dari tingkat sekolah Dasar agar Anak indonesia banyak yang ahli menggunakan komputer sejak dini dan tidak sibuk main game saja.

Saran Kedelapan: Pendidikan Karakter harus diutamakan dengan cara Tata tertib Belajar di sekolah harus jelas dan tegas sehingga siswa benar benar menghargai Guru,Sekolah,Orang Tua dan Lingkunganya.

Saran kesembilan : Penilaian pendidikan di sekolah harus obyektif untuk mendidik siswa agar belajar melampaui target. Dan diberi ruang siswa dapat mengulang kembali ujian secara periodik. Semua itu agar siswa indonesia mau dan mau terus belajar. 

Comments